Thu. Apr 25th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Sebaiknya Anda Tahu, Amankah Minum Air di Gelas Terbuka Setelah Semalaman Dibiarkan

2 min read

minum air putih dalam gelas terbuka yang dibiarkan semalaman aman asalkan tahu cara minum airnya/foto Shutterstock/Moravska via merdeka.com

angkaberita.id –Sebagian Anda mempunyai kebiasaan menyiapkan air di dekat tempat tidur demi mencegah haus di malam hari. Namun kadang lupa meminumnya, kemudian meminumnya sehabis bangun tidur esok harinya. Sehatkah kebiasaan ini?

Usai meminum air yang dibiarkan semalam tersebut, apakah kamu pernah merasa bahwa terdapat perubahan rasa? Berubahnya rasa pada air tersebut ternyata disebabkan oleh karbon dioksida.

Seperti dikutip laman situs merdeka.com, Selasa (23/4/2019) melansir Times of India, ketika air dibiarkan terbuka selama sekitar 12 jam, karbon dioksida di udara mulai bercampur dengan air.

Hal ini menyebabkan tingkat pH di air dan mengubah rasanya. Namun walau terjadi perubahan rasa, air ini masih cukup aman dikonsumsi. Para ahli bahkan menyebut bahwa air putih aman dikonsumsi hingga enam bulan ke depan.

Setelah jangka waktu ini, bakteri dan jamur baru mulai tumbuh di jamur. Tumbuhnya jamur ini bahkan bisa lebih cepat ketika air di simpan di tempat yang hangat. Salah satu hal yang jadi penentu mengenai amankah air tersebut dikonsumsi setelah sejumlah waktu adalah pada wadahnya.

Tempat penyimpanan ini sangat berperan untuk menentukan apakah air tersebut masih layak diminum atau tidak.

Air di Gelas Terbuka

Hindari meminum air yang disimpan di gelas yang terbuka dan dibiarkan dalam jangka waktu lama. Air yang dibiarkan semalaman atau dalam jangka waktu lama di gelas terbuka bisa menjadi rumah bagi sejumlah bakteri sehingga tidak aman diminum.

Selain itu, kamu juga tidak bisa memastikan seberapa banyak debu serta partikel kecil apa saja yang telah masuk ke gelas.

Air di Botol

Sama seperti pada gelas, walau tertutup, air yang disimpan di botol dalam waktu lama juga tak aman.

Pasalnya ketika kita mulut kita bersentuhan dengan bibir botol, air bakal bercampur dengan kulit mati, debu, dan keringat.

Seperti diketahui, air liur mengandung banyak bakteri yang dapat bercampur dengan air di botol.

Ketika air dibiarkan dalam waktu lama, bakteri tumbuh di dalamnya dan dapat masuk ke tubuhmu ketika kamu meminumnya kembali. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya sejumlah masalah kesehatan padamu.

Air yang Disimpan di Mobil

Air yang disimpan di mobil mengalami pemanasan sehingga menjadi tempat yang sangat tepat untuk berkembangnya bakteri.

Botol plastik atau dari bahan kimia lain bahkan dapat menurunkan kandungan bahan kimia ke air yang dapat membahayakan kesehatan.

Pada dasarnya, meminum air yang didiamkan semalam tak akan berbahaya jika disimpan dalam tempat yang tepat.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan minum dengan menempelkan bibir langsung ke botol. (*)

Bagikan