angkaberita – Bupati Cen Sui Lan mengungkapkan kondisi keuangan APBD Natuna tahun anggaran 206 masih belum baik. Kepada OPD, dia minta mereka bijak dan selektif mengeksekusi anggaran program.
Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan publik. Bupati Cen menegaskannya saat menyerahkan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 kepada kepala OPD, Kamis (8/1/2026) di Kantor Bupati. Hadir Wabup Jarmin Sidik.
Tahun 2026, Bupati masih menjadi tahun penuh tantangan, terutama kondiksi keuangan daerah. Karena itu, dia berpesan ke OPD lebih bijak dan selektif dalam menjalankan program di APBD, dengan mengutaman program benar-benar menyentuh kepentingan warga.
Bupati Cen juga meminta OPD melaksanakan kegiatan-kegiatan terpenting. “Efisiensi akan tetap terjadi di tahun ini, seperti perjalanan dinas, makan minum dan lainnya. Saya sampaikan bahwa kondisi keuangan kita di tahun 2026 ini masih tidak baik-baik saja,” ucap Bupati Cen.
Cari Terobosan Pembiayaan Program
Namun, lanjut dia, efisiensi tadi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan publik. “Justru sebaliknya, OPD diminta memastikan anggaran yang tersedia digunakan secara tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Natuna,” pesan dia.
Dia juga mengajak seluruh pimpinan OPD lebih proaktif dalam mencari dan menjemput peluang program pembangunan dari berbagai sumber pendanaan di luar APBD. Baik dari Pemprov, pusat maupun pihak lainnya.
“Saya mengajak para pimpinan OPD untuk saling bekerja sama, membantu saya dalam mencari atau menjemput peluang-peluang program kegiatan pembangunan,” kata Bupati Cen. Kemudian dia mengingatkan mereka mengawal program strategis nasional telah berjalan di Natuna.
Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih agar tepat sasaran dan optimal. Kemudian kepala OPD dapat merangkul seluruh jajarannya, dan memastikan setiap ASN bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing demi kelancaran pemerintahan dan pelayanan publik. (*)











