Thu. Jul 29th, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Musim Pendaftaran Sekolah, Gaji Tenaga Pendidikan Kepri Tertinggi Di Sumatera

2 min read

data bps mencatatan tahun 2019 upah rata tenaga jasa pendidikan termasuk guru di kepri tertinggi di sumatera, bahkan dari sejawatnya di pulau jawa. bahkan, upah rata-rata mereka juga di atas ump kepri tahun 2019, tapi kenapa masih terdengar guru bergaji rp 500 ribu per bulan?/foto via kompas.com/ambar nadia

Musim Pendaftaran Sekolah, Gaji Tenaga Pendidikan Kepri Tertinggi Di Sumatera

angkaberita.id - Sebentar lagi Penerimaan Peserta Didik Baru di Kepri. Selain isu zonasi, biasanya juga mencuat persoalan klasik penghasilan guru di tengah persaingan mendapatkan kursi di sekolah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada tahun 2019, rata-rata upah pekerja jasa pendidikan di Tanah Air sebesar Rp 2,73 juta per bulan.

Lalu bagaimana dengan Kepri, tenaga pendidik di Bumi Segantang Lada? Di Sumatera, kecuali Bangka Belitung, gaji tenaga pendidikan di Kepri tertinggi dibanding provinsi tetangga. Di Kepri, per bulan, rata-rata tenaga jasa pendidikan membawa gaji pulang Rp 3,1 juta. Angka itu, jauh di atas UMP 2019 Kepri, sebesar Rp 2,76 Juta.

Secara nasional, seperti dilansir Katadata, BPS mencatat rata-rata upah pekerja jasa pendidikan di NTT terendah, yakni Rp 1,96 juta per bulan, sekaligus terendah dibandingkan 33 provinsi lainnya. Sulawesi Barat menempati posisi kedua terendah, rata-rata per bulan sebesar Rp 2,09 juta per bulan.

Kondisi di Sumatera terbilang lebih baik dibanding sejawatnya di bagian timur Indonesia. Meskipun tak setinggi Kepri, namun rata-rata upah mereka, beda-beda tipis dengan koleganya di Jawa. Sebagai gambaran, di Jawa Timur semisal, rata-rata upah pendidikan Rp 2,33 juta per bulan.

Di Sumatera Selatan semisala, data BPS mencatat, rata-rata upah per bulan Rp 2,31 juta. Sedangkan di Sumatera Utara Rp 2,4 juta per bulan. Secara nasional, rata-rata upah mereka Rp 2,73 juta per bulan. Angka itu, masih jauh di atas rata-rata upah pekerja di sektor pekerjaan utama lainnya, sebesar Rp 2,6 juta per bulan.

Artinya upah tenaga pendidik di Tanah Air masih dalam batas kewajaran, meskipun di sana-sini terdengar upah guru honorer hanya berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 750 ribu per bulannya. Tak berlebihan, isu kesejahteran tenaga pendidik selalu menjadi alasan setiap peringkat kualitas pendidikan di Tanah Air jeblok.

(*)

Bagikan