Fri. Jul 30th, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Desa Berinovasi Sasar 11 Bidang Usaha, BUMDes (Kepri) Menjadi Andalan Kementerian Desa

2 min read

kementerian desa melalui program desa berinovasi mengandalkan sepenuhnya bumdes sebagai nyawa pedesaan, termasuk di kepri melalui sejumlah teknologi tepat guna. terdapat 11 bidang usaha mendapat dukungan program desa berinovasi, termasuk pariwisata dan pengolahan hasil perikanan//foto via lampost.co

Desa Berinovasi Sasar 11 Bidang Usaha, BUMDes (Kepri) Menjadi Andalan Kementerian Desa

angkaberita.id – Kementerian Desa terus berinovasi di masa pandemi COVID-19. Setelah bersinergi dengan Kemendikbud, kini Kemendesa berkolaborasi dengan Kemenristek memberdayakan inovasi desa.

Ikhwal itu terungkap saat Menteri Desa, Abdul Halim menghadiri puncak peringatakan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hateknas) di Kemenristek, Jakarta, pekan lalu. Saat peringatan, juga dikenalkan inovasi Dusun Tumba, Desa Tamaela, Kabupaten Gorontalo.

Dusun Tumba teramsuk desa dalam program #desaberinovasi gagasan Kemendes bersama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sebagai Mitra Perguruan Tinggi Untuk Desa (Pertides). Sinergi keduanya di Dusun Tumba menghadirkan inovasi teknologi tepat guna desa berupa pembangkit listrik “Pycohydro”.

Nah, dengan dukungan Kemenristek, pembangkit itu nantinya akan ditingkatkan menjadi skala “Microhydro”. Program Desa Berinovasi menjadi andalan Kemendes dengan memaksimalkan BUMDes di sekujur negeri, termasuk di Kepri. Mendes mengungkapkan, Dusun Tumba terpencil. Ke lokasi perlu bermotor selama 12 jam.

Pembangkit listrik itu menjadi bukti jangkauan tangan pemerintah hingga ke pelosok dengan penyediaan listrik, meskipun skala terbatas dengan pembangkit lokal. Kolaborasi dua kementerian itu, dikukuhkan dengan penandatangan kerjasama di saat Hateknas. Hadiri menyaksikan Wapres Makruf Amin melalui sambungan virtual.

Desa Berinovasi merupakan program pemberdayaan ekonomi desa, dengan menangkap peluang bisnis melalui pemanfaatan teknologi tepat guna sebagai pengembangan produk unggulan.

Terdapat 11 bidang usaha kolaborasi Desa Berinovasi, yakni pariwisata, hasil perkebunan, hasil pertanian, budidaya non pangan, pengolahan hasil perikanan, budidaya pangan, pengolahan hasil peternakan, pengolahan makanan dan minuman, kerajinan, dan pengolahan sampah.

(*)

Bagikan