Mon. Jun 24th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Penjualan Mobil Desember Turun, Tahun 2019 Daihatsu-Mitsubishi Tancapkan Kuku

2 min read

sepanjang tahun 2019 pabrikan mitsubishi menjadi penantang serius dominasi penjualan duo grup astra, yakni toyota dan daihatsu. kendati penjualan tahun 2019 turun, namun sesuai perkiraan Gaikindo tembus di atas satu juta unit/foto via johnhughes.com.au

Penjualan Mobil Desember Turun, Tahun 2019 Daihatsu-Mitsubishi Tancapkan Kuku

angkaberita.id-Kendati turun dibanding capaian tahun 2018, namun penjualan mobil sepanjang 2019 sesuai perkiraan Gaikindo, yakni tembus di atas satu juta unit. Bahkan, tahun 2020 Gaikindo menargetkan penjualan bakal tumbuh 5 persen.

Seperti dilansir CNBC Indonesia, sepanjang Januari-Desember 2019 penjualan mobil di tanah air mencapai 1.026.921 unit, atau turun 10,8 persen dibanding periode sebelumnya sebanyak 1.151.413 unit.

Penurunan juga terjadi pada penjualan bulan Desember 2019, sebesar 1,4 persen dibanding periode sama tahun 2018, sebanyak 86.582 unit dari sebelumnya 87.846 unit. Pabrikan Toyota masih menguasai penjualan, meskipun persentasenya turun dibanding tahun lalu, sebanyak 353.471 unit.

Daihatsu berada di urutan kedua sebanyak 177.284 unit, meskipun di tahun 2018 membukukan penjualan sebanyak 202.738 unit. Mitsubishi masih menjadi penantang serius dominasi kedua merek jualan Grup Astra itu, dengan penjualan sebanyak 161.765 unit, turun dibanding 2018 sebanyak 194.331 unit.

Kendati demikian, Gaikindo tetap optimistis dengan penjualan tahun 2020. Seperti ditulis Kontan, Gaikindo meskipun kurang puas dengan pencapaian tahun 2019, namun menargetkan tahun 2020 penjualan bakal tumbuh lima persen.

“Tahun lalu kita menargetkan 1 juta unit per tahun. Tahun ini, diperkirakan akan tumbuh lima persen karena ada perbedaan,” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo seperti dilansir Kontan mengutip laporan Kompas.com, Senin (20/1/2020).

Nangoi meyakini situasi 2020, meskipun masuk tahun politik seperti 2019 kondisinya berbeda. “(Tahun) 2019 itu kita memang mendapat banyak hal, sehingga turun (penjualan),” sebutnya. Pertumbuhan sebesar 5 persen, menurutnya, karena tahun 2020 merupakan periode penyesuaian selepas tahun politik 2019.

Dia meyakini, pertumbuhan sebesar 5 persen masih realistis jika acuannya pertumbuhan pasar mobil roda empat beberapa waktu belakangan. “Kita lihat kemarin kan penjualan sudah mulai membaik sejak November sampai Desember 2019. Diharapkan ini terus continue (berlanjut),” ujarnya.

Momen perayaan hari besar juga tidak bersamaan dengan agenda tahunan Gaikindo. “Pertengahan tahun ini Imlek dan Lebaran Idul Fitri. Waktunya pas karena tidak mepet dengan pameran otomotif yang berada di kuartal ketiga nanti. Semoga performanya akan baik juga,” harapnya. (*)

Bagikan