Thu. Apr 25th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Tahun 2013 Penjualan Tertinggi, Toyota Avanza Menuju Dua Juta Unit di Tanah Air

2 min read

dua windu perjalanan toyota avanza menjadi mobil sejuta umat, dengan akumulasi penjualan sejak 16 tahun terakhir mendekati 2 juta unit/foto via toyota.astra.co.id

Tahun 2013 Penjualan Tertinggi, Toyota Avanza Menuju Dua Juta Unit di Tanah Air

angkaberita.id – Pada 11 Desember 2019, sepekan lalu Toyota Avanza genap 16 tahun menjadi kawan perjalanan berjuta keluarga di tanah air berkendara ke sekujur negeri. Kini, Toyota Avanza menuju dua juta unit di penjuru negeri.

Ajang Gaikindo Auto Expo 2003 menjadi saksi bisu perkenalan perdana Toyota Avanza, meskipun baru bisa dinikmati pembelinya setahun kemudian. Sejak itu, Toyota Avanza mengibarkan benderanya sebagai mobil terlaris di tanah air sekaligus mendongkrak penjualan pabrikan Toyota di tanah air.

Seperti ditulis detik.com, jumlah unit Toyota Avanza di jalanan sekujur tanah air senjengkal lagi menembus angka dua juta. Tak heran, Toyota Avanza menjadi mobil sejuta umat lantaran mendominasi hampir sepanjangan jalanan di negeri ini.

Berdasar data Gaikindo, sejak penjualan perdana tahun 2004, konsumen langsung menyambut positif mobil berkonsep keluarga itu. Tahun-tahun pertama, Toyota Avanza terjual di kisaran angka 40.000-50.000 unit per tahunnya.

Tahun-tahun berikutnya terus menanjak hingga 100.000 unit per tahunnya. Bahkan, mengutip data Gaikindo, tahun 2013 menyentuh rekor tertinggi penjualan, sebanyak 213.458 unit. Kini, Toyota sudah memproduksi keseluruhan 1.794.779 unit mobil Avanza.

Itu merupakan akumulasi sejak kali pertama dijual tahun 2004 hingga Oktober 2019. Selama Januari-Oktober 2019, Toyota Avanza membukukan penjualan sebanyak 73.962 unit. Toyota Avanza termasuk ‘bintang kelas’ di pabrikan mobil merek Toyota.

Tak heran, Toyota selalu mendominasi penjualan mobil di tanah air, meskipun hingga Oktober lalu, penjualan mobil di tahun ini meleset dari target. Toyota, meski demikian, tetap menjadi produk terlaris meninggalkan empat merek Jepang pesainngnya.

Bahkan, diyakini dominasinya di tanah air berada di balik hengkangnya pabrikan mobil non Jepang seperti General Motors dan Ford, keduanya produk Amerika Serikat.

Secara global, pasar otomotif memang menurun. Sejumlah produsen mobil ternama dunia malah dikabarkan sibuk negosiasi merger seiring mencuatnya mobil listrik sebagai bintang terang industri otomotif di tahun ini dan selanjutnya.

(*)

Bagikan