Thu. Jul 29th, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Bupati Ngamuk Puskesmas Hanya Buka Sampai Jam 5 Sore, Berapa Puskemas Di Kepri?

2 min read

kendati memiliki pendapatan per kapita tertinggi di sumatera, kepri ternyata rasio puskesmas per kecamatannya justru juru kunci di sumatera/foto via suaramerdeka.com

Bupati Ngamuk Puskesmas Hanya Buka Sampai Jam 5 Sore, Berapa Puskemas Di Kepri?

angkaberita.id – Bagaimana kalau terjadi di Kepri? Bupati Solok, Sumatera Barat, Epyardi Asda memarahi petugas Puskesmas Tanjung Bingkuang lantaran diduga menolak pasien korban kecelakaan di atas pukul 17.00 WIB. Dia meluapkan kemarahan ke Kepala Puskesmas.

Bupati kesal lantaran mendapat laporan ruang instalasi gawat darurat (IGD) Puskesmas menolak pasien karena di luar jam kerja. Menurutnya, Puskesmas seharusnya buka 24 jam. Semula kedatangannya ke Puskesmas setelah mendengar ada perusakan di fasilitas kesehatan publik itu.

"Masa IGD cuma buka sampai jam 5, jadi kalau masyarakat sini jam 6 sore, mau mati, mati ajalah begitu," bentak Epyardi kepada Yuliarni, Kepala Puskesmas, seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa (15/6/2021).

Dalam video itu, Epyardi diketahui langsung mendatangi Puskesmas. Ia semula meminta keterangan terkait penuturan warga telah menghancurkan jendela Puskesmas karena kerabatnya yang kecelakaan ditolak.

Selain meminta penjelasan kepada petugas Puskesmas, Epyardi juga meminta keterangan dari warga yang mengaku ditolak petugas Puskesmas sebelumnya. "Katanya tidak menerima pasien. Jam kerjanya udah habis," ujar seorang warga.

Mendengar penuturan warga, Epyardi naik pitam. Ia memarahi belasan petugas Puskesmas Tanjung Bikuang. Ia juga menyobek surat pernyataan petugas Puskesmas disertai metari berisi penolakan kerja di atas pukul 17.00 WIB. Epyardi menyindir para petugas yang dinilai tak punya rasa pengabdian sebagai abdi negara.

Menurutnya, mereka bekerja hanya untuk uang. Ia meminta agar para abdi negara itu menjadi pengusaha jika ingin kaya. "Kenapa sih kalian itu kalau nggak dibayar, otak kalian uang, uang, uang aja. Kalian itu abdi masyarakat. Kalau nggak ada uang nggak kerja," kata Epyardi.

"Lihat surat ini menolak untuk kerja, kan nggak ada tindakan apa-apa. Dengan gagah, pakai meterai lagi," tukasnya. Belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas terkait kejadian itu. Kendati kejadian bukan di Kepri, berapakah jumlah Puskesmas di Bumi Segantang Lada? (*)

Bagikan