POJOK PEMPROV: Rumor Pelantikan Pemprov Kepri, Pejabat Jakarta Dikabarkan Duduki Kabiro Umum

angkaberita – Kasak-kusuk perombakan pejabat berstatus Plt di Pemprov Kepri mencuat. Kalau bukan pekan ini, rumornya pelantikan dilakukan pekan depan. Kabar tadi menguat sehabis Kepala BKN merestui penerapan manajemen talenta di Kepri, termasuk Pemko Batam.

Di Batam, bahkan Pemko hitungan pekan segera perombakan pejabat teras mereka, termasuk kabar panas di baliknya. Sedangkan di Pemprov, empat pejabat definitif segera mengisi empat kursi Plt sejak beberapa bulan terakhir.

Seperti Sekretaris DPRD Kepri, Kabiro Pemerintahan dan Kabiro Umum serta Kabiro Kesra. Tiga OPD terakhir bernaung di Setdaprov Kepri. Selain akibat resafel di bulan Mei, juga pejabat definitif sebelumnya pensiun.

Empat Pejabat Definitif

Kecuali Plt Sekwan, tiga Plt lainnya disebut-sebut bakal berganti orang. Kabarnya, pejabat di Bapenda bakal mengisi Kabiro Kesra. Sedangkan Kabiro Umum, rumor beredar pejabat Pemprov di Jakarta bakal mengisi kursi ditinggalkan Abdullah promosi menjabat Kepala Bapenda Kepri. Belum ada konfirmasi resmi dari Pemprov Kepri.

Hanya, ada tiga  alasan menguat: (1) Pejabat berstatus Plt telah lebih 6 bulan menjabat, dan (2) Gubernur Ansar pekan lalu telah menyerahkan DPA bekal eksekusi APBD 2026, dan (3) Konon, nama-nama pejabat hasil penapisan manajemen talenta-nya sudah ada, bersamaan asesmen tiga nama di kursi Sekdaprov definitif beberapa waktu lalu.

Kalau ingin APBD ngebut, dan eksekusi RKPD Pemprov optimal, terutama serapan anggaran, pejabat definitif jawabannya. Sebab, dengan status Plt, seperti aturan berlaku, pejabat bersangkutan tak dapat mengambil kebijakan strategis, termasuk eksekusi anggaran.

Kemudian, dia juga tak optimal, karena meskipun dua jabatan sekaligus dobel tanggung jawab, tapi tetap hanya berhak satu tunjangan jabatan. Selebihnya, kecuali Gubernur Ansar, publik hanya dapat menebak-nebak kebenaran kabar burung itu.

(*)

Bagikan