Sun. Jan 24th, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

COVID-19: Vaksinasi Massal Di Depan Mata, Siapa ‘Tenaga Suntik’ Di Batam?

2 min read
pemerintah melalui dinas kesehatan di kabupaten/kota se-kepri telah menyiagakan tenaga vaksinasi selama proses vaksinasi massal pekan depan. siapa saja mereka?/foto ilustrasi via cnbcindonesia.com

COVID-19: Vaksinasi Massal Di Depan Mata, Siapa ‘Tenaga Suntik’ Di Batam?

angkaberita.id– Batam bersiap menyambut vaksinasi COVID-19 pekan depan sejalan kedatangan sebanyak 13.000 vaksin di Kepri. Pemko Batam melalui Dinkes telah menyiahakan sebanyak 1.000 tenaga vaksinasi demi memperlancar proses vaksinasi gelombang pertama.

“(Tenaga vaksinasi) 400-1.000 orang,” ungkap Didi Kusmarjadi, Kepala Dinkes Batam, melalui pesan WA, Kamis (7/1/2021). Mereka merupakan tenaga organik pemerintah, termasuk di Pemko Batam. Selain tenaga kesehatan di rumah sakit pemerintah, tenaga vaksinasi juga berasal dari tenaga kesehatan dari Puskesmas se-Batam.

Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri mengonfirmasi ikhwal itu. “(Tenaga vaksinasi) yang dilatih adanya di rumah sakit dan Puskesmas,” kata dia, melalui pesan WA, secara terpisah. Selain rumah sakit dan Puskesmas, klinik kesehatan juga dilibatkan pelaksanaan vaksinasi massal nantinya.

Namun, seperti ditegaskan Menkes Budi Gunadi Sadikin, fasilitas kesehatan dimaksud harus terdaftar dalam layanan P-Care BPJS Kesehatan. Selain Faskes kelolaan pemerintah, Faskes pihak ketiga juga dilibatkan. “Kalau (Faskes) pemerintah, rumah sakit sudah semua,” tegas Bisri.

Bagaimana dengan anggaran vaksinasi nantinya? Dinkes Kepri, menurut Bisri, tengah menyusun anggarannya. Sebagian anggaran, katanya telah masuk ke APBD. Kepala Dinkes Batam mengungkapkan, pihaknya tidak menganggarkan honor tenaga vaksinasi jika merupakan tupoksinya.

“(Tenaga vaksinasi) yang pegawai Pemko,” kata Didi merujuk tenaga kesehatan di rumah sakit dan Puskesmas kelolaan Pemko di Batam. Namun dia tidak merinci tenaga vaksinasi dari pihak ketiga, seperti klinik, rumah sakit swasta atau instansi pemerintah lainnya.

(*)

Bagikan