angkaberita – Di tengah rumor resafel kabinet Prabowo-Gibran, Partai Golkar justru bikin kejutan. Kader mereka resmi menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR. Sang bendahara umum partai resmi menjabat Wakil Ketua DPR.
Selasa (27/1/2026), paripurna DPR mengesahkan Adies Kadir menggantikan Arif Hidayat. Nama terakhir habis jabatan di bulan Februari. Adies, Wakil Ketua DPR, disebut-sebut mengundurkan diri dari Golkar setelah terpilih menjadi hakim MK. Sebelumnya Golkar sempat menonaktifkan dia buntut demo Agustus.
Komisi III, seperti detikcom tulis, memilih dia setelah membatalkan pengusulan Inosentius Samsul, Kepala Badan Keahlian DPR, lantaran ada penugasan lain. Di MK, pengisian sembilan hakim bersumber dari tiga pintu. Yakni, masing-masing, tiga orang dari DPR dan pemerintah serta MA.
Selain Adies, DPR juga telah menempatkan Arsul Sani, kader PPP, menjadi hakim MK tahun lalu. Selanjutnya Golkar menunjuk Sari Yuliati, Bendum, menggantikan Adies sekaligus menjadi perempuan pertama di kursi Wakil Ketua DPR.
Cara Bahlil
Golkar juga segera mengisi pengganti Adies dengan peraih suara terbanyak kedua di Dapil dia. Yakni, Adela Kanasya. Dia tidak lain putri Adies sendiri. Keduanya berasal dari Dapil Jawa Timur. Di Golkar, Jawa Timur menjadi pendongkrak kursi Golkar di Pileg 2024.
Sebagai pengakuan prestasi tadi, Bahlil Lahadalia Ketum Golkar memilih Sarmuji, Ketua Golkar Jatim peridoe 2020-2025, menjabat Sekum Golkar. Di DPR, Sarmuji menjabat ketua fraksi. Sedangkan Sari menjadi bendahara fraksi sekaligus anggota Komisi III DPR.
Duo kepercayaan Ketum Bahlil di Golkar sama-sama kader Kosgoro. Keduanya juga sama-sama malang melintang di AMPI dan AMPG, sama seperti Bahlil. Selain Kosgoro, Fraksi Golkar juga beranggotakan legislator dari SOKSI dan MKGR.
Ketiganya bagian dari Sekber Golkar di awal orde baru berstatus KINO, dengan pendirinya sama-sama jenderal militer. Di DPR, kursi Golkar hanya kalah dari PDIP. Nah, dari 100 kursi lebih, hampir 50 persen, berisikan kader MKGR.
Palagan MKGR
Di sana, Adies barusan terpilih kembali menjabat Ketum MKGR. Selain mendominasi di DPR, MKGR juga mengirim kader terbanyak ke kabinet Prabowo-Gibran. Yakni, 5 dari 8 menteri di sana. Nusron Wahid menjadi wakil SOKSI di sana.
Di Fraksi Golkar, kader SOKSI juga tak sebanyak MKGR dan Kosgoro. Dengan Adies menjadi hakim MK, palagan MKGR meluas ke yudikatif. Sehingga menjadikan mereka ormas kekaryaan Golkar paling lengkap kiprah politiknya.
Di Kepri, kader MKGR juga mendominasi di DPRD Kepri. Sebagian di antaranya juga menduduki pimpinan DPRD. Di Natuna, kader mereka menjabat bupati. Cen Sui Lan menjadi perempuan pertama menjabat kepala daerah di sana.
(*)











