angkaberita – Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) terus menggebrak publik di Natuna. Terbaru, mereka mengadakan lomba kuis edukasi khusus anggota KPDN bertema revitalisasi Masjid Agung Natuna.
Raja Mustakim, Ketua Dewan Pengarah KPDN membuka lomba kuis edukasi khusus ikon religi di kabupaten tapal batas utara Kepri. Masjid Agung Natuna merupakan legacy bersejarah Bupati Daeng Rusnadi.
Resmi berdiri 4 April 2009, dan hingga kini terus menjadi ikon di sana. Bahkan, untuk sebagian, menjadi landmark di gerbang utara NKRI. Namun sejak 20 tahun berdiri, seiring waktu sejumlah bangunan mulai termakan kerusakan, mulai struktur terlihat keropos hingga atap sebagian bocor.
Sejak awal pemerintahan di Natuna berduet Wabup Jarmin, Bupati Cen Sui Lan turun langsung melihat masjid dengan façade mirip Taj Mahal di India. Tapi, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat revitalisasi belum dapat dilakukan melalui APBD.
Kondisi APBD
Pada tahun anggaran 2025, Pemkab Natuna mewarisi utang hampir Rp 190 miliar dari pemerintahan sebelumnya. Angka itu terbilang besar jika dibandingkan total APBD Natuna masih tergantung ke dana transfer dari APBN, bahkan belanja pegawai di sana dinilai sudah tak rasional.
Berbagai upaya telah ditempuh. Dukungan dari Pemprov Kepri sempat diupayakan, tapi belum membuahkan hasil. Dengan pengalaman sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, Cen Sui Lan melobi berbagai pihak di tingkat pusat, baik legislatif maupun eksekutif.
Di tengah kondisi keuangan negara terbatas akibat kebijakan prioritas nasional pemerintahan Prabowo-Gibran, berdampak ke TKD di seluruh daerah, termasuk Natuna. Sebagai pengusaha, Bupatu Natuna menempuh cara lainnya, termasuk menggandeng jaringan internasional sebagai alternatif pendanaan.
Hasilnya, setelah proses lobi panjang sejak awal 2025, pada akhir 2025 muncul titik terang. Satu negara sahabat menyatakan kesediaan memberikan hibah hampir Rp 90 miliar untuk revitalisasi Masjid Agung Natuna dengan 20 kubah kecil itu.
Kuis Edukasi
Nah, dalam waktu dekat, seluruh proses Review and Clearance (RC) akan dijalankan sebagai tahap awal revitalisasi. Melalui lomba kuis ini, KPDN tidak hanya mengajak anggotanya berpartisipasi, tetapi juga mendorong pemahaman terhadap sejarah dan perjuangan menjaga ikon kebanggaan daerah.
Berikut pertanyaan lomba kuis edukasi tentang Masjid Agung Natuna tersebut:
1. Negara manakah yang memberikan hibah hampir Rp90 miliar untuk revitalisasi Masjid Agung Natuna?
2. Berapa kapasitas maksimal jamaah yang dapat ditampung oleh Masjid Agung Natuna?
Ketua Tim Lomba Kuis Edukasi tentang Masjid Agung Natuna, Hadi Candra sekaligus Koordinator Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Natuna menyampaikan, peserta (anggota KPDN) yang menjawab benar, berkesempatan memperoleh hadiah menarik.
Jika terdapat lebih dari satu peserta dengan jawaban benar, pemenang akan ditentukan melalui undian.
“Pengumuman pemenang akan dilakukan pada Hari Raya Idulfitri tahun 2026 mendatang,” sebut Hadi Chandra, Senin (12/1/2026). (*)

