Site icon angkaberita.id

BKN Sebut Manajemen Talenta ‘Untungkan’ Kepala Daerah, Persaingan Kotak 9

zudan arif fakrulloh kepala bkn ri/foto via klikwarta.com

angkaberita – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menargetkan seluruh Pemda di Tanah Air menerapkan manajemen talenta ASN dalam dua bulan ke depan. Yogyakarta menjadi daerah pertama menerapkannya seratus persen di bulan Februari, alias Pemprov dan Pemko/Pemkab di sana.

“Kami targetkan dua bulan ke depan kabupaten/kota dan provinsi sudah menerapkan manajemen talenta semua,” kata Zudan Arif Fakrullah, Kepala BKN, seperti liputan6 tulis, kemarin. Manajemen talenta bertujuan memastikan pengangkatan dan penempatan pejabat berdasarkan meritokrasi.

Tolok ukurnya prestasi dan kinerja ASN. "Semakin berprestasi, semakin berkinerja, dia layak duduk dalam jabatan terbaik. ASN terbaik duduk dalam jabatan terbaik," kata Zudan. Dia menilai sistem manajelem talenta dirancang transparan sehingga ASN dapat mengetahui posisi kompetensinya.

Sekdaprov Kotak Sembilan

Portofolio menjadi penting, kian banyak semakin naik ke jabatan atau ke kotak lebih tinggi. Di level provinsi setara kotak 9. Bagi Pemda, klaim Zudan, penerapan manajemen talenta berdampak langsung ke percepatan pencapaian visi dan misi kepala daerah.

Namun, sebut dia, tidak ada sanksi bagi Pemda belum menerapkan. Hanya, daerah tadi berpotensi tertinggal capaian reformasi birokrasi. Ujungnya, jika skor rendah, berakibat ke tunjangan kinerja ASN, alias TPP.

Selain skala lokal, BKN juga mendorong manajemen talenta lintas daerah, bahkan kementerian. "Manajemen talenta alat untuk mewujudkan visi misi kepala daerah. Kalau alatnya tidak dipakai, tidak ada instrumen lain," kata Zudan. Di Kepri, Pemprov lewat BKD tengah proses mencari Sekdaprov definitif melalui penilaian kotak 9.

(*)

Bagikan
Exit mobile version