Site icon angkaberita.id

Bukan Daerah Kepulauan, Sulsel Provinsi Terbaik Penataan Ruang Laut Berkat Apartemen Ikan

gubernur ansar beraudiensi ke menteri kkp sakti wahyu trenggono, kamis (24/8/2023)/foto kabarbatam

angkaberita – Kendati bukan berstatu provinsi daerah kepulauan, Sulsel meraih penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkat sukses mengintegrasikan penataan zonasi wilayah pesisir dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Menteri KKP Sakti Trenggono menyerahkan langsung penghargaan kepada Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel, di Jakarta, Selasa (15/7/2025). Lewat Perda No. 3/2022, Kementerian KKP melalui Ditjen Penataan Ruang Laut, menilai Sulses berhasil mengintegrasikan RTRW dan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

Bagi Pemprov Sulsel, penghargaan tadi menjadi pengakuan peran tata ruang laut sebagai navigasi pembangunan ekonomi biru berkeadilan dan berkelanjutan. Itu mempertegas komitmen Sulses menjadi provinsi majku berbasis maritime.

Apartemen Ikan

“Alhamdulillah, ini menjadi penyemangat bagi kami di DKP sebagai pembantu Gubernur dan Wakil Gubernur (Sulsel) dalam mengawal tata kelola ruang laut Sulsel,” ujar M. Ilyas, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel, seperti laman Pemprov tulis, kemarin. Berbekal Perda tadi, Pemprov menggeber program prioritas sepertu pengembangan kawasan konservasi daerah.

Kemudian rehabilitasi ekosistem seperti mangrove, padang lamun dan terumbu karang, serta pembangunan rumpon dan apartemen ikan. Termasuk pengadaan kapal ramah lingkungan ukuran 1 GT, 5 GT dan 15 GT. Pemprov juga aktif mengembangkan budidaya laut dan sentra produksi garam rakyat.

Puncaknya, mendorong hilirisasi produk perikanan demi meningkatkan nilai tambah sektor kelautan.  “Peningkatan PAD dari sektor perikanan menjadi target penting kami,” tegas Ilyas. Dia menambahkan, semua kebijakan menyaratkan partisipasi masyarakat pesisir, terutama perempuan nelayan dan komunitas adat. (*)

Bagikan
Exit mobile version