Site icon angkaberita.id

Buat Campuran Solder Tin, Freeport Pasok Perak Ke Pabrik Hashim Di Batam

hashim dan tony wenas

angkaberita –  Solder tin pabrikan milik Hashim Djojohadikusumo di Batam ternyata bercampur perak. Kabar itu terungkap setelah PT Freeport Indonesia (PTFI) meneken kerjasama dengan PT Solder Tin Andalan Indonesia (Stania), anak usaha Arsari Group milik adik kandung Presiden Prabowo.

Keduanya meneken heads of agreement (HoA), alias kesepakatan awal jual beli, Kamis (10/7/2025) di Batam. Perak dan timbal hasil fasilitas smelter pengolahan batu mulia milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur.

“PTFI memproduksi perak dan juga by product lainnya seperti timbal. Itu yang kemudian akan kita suplai ke Stania untuk campuran solder tin. Jumlah kira-kira 10 ton perak per tahun dan 250 ton timbal per tahun,” ungkap Tony Wenas, Presdir Freeport Indonesia, seperti bloombergtechnoz tulis, Jumat pekan lalu.

Harga Perak Melejit

Tapi, tak disebutkan nilai kesepakatan jual beli perak dan timbal keduanya. Tony hanya mengatakan sengan Stania, kerjasama tadi memberikan kepastian serapan dalam negeri terhadap produk hasil pemurnian logam PTFI. Perseraon berharap dapat memasok ke perusahaan offtaker lain di dalam negeri.

Harga perak melonjak tajam di pasar global, Jumat. Kenaikan menembus titik tertinggi kurun 14 tahun terakhir. Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (11/7/2025), harga perak di pasar London menyentuh angka 38 dolar AS per troy ons.

Kondisi itu, untuk sebagian, seperti prediksi Robert Kiyosaki, penulis sekaligus investor kenamaan dari Amerika Serikat. Bahkan, beberapa waktu lalu, dia juga memprediksi harga perak akan mengalahkan harga emas. Sebab, perak menjadi kebutuhan di sejumlah industri saat ini, termasuk di kendaraan listrik. (*)

Bagikan
Exit mobile version