Thu. Apr 25th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Kelas Pranikah BKKBN (1): Calon Pengantin Persiapkan Malam Pertama Dibanding Pre Wedding

2 min read

kota batam termasuk kota usia muda alias memiliki persentase penduduk usia muda dalam struktur demografinya/foto via majalahkartini.co.id

angkaberita.id - Setelah mendorong Kemenag lewat KUA menolak calon pengantin tak terdaftar elsimil, Kepala BKKBN juga mengigatkan calon pengantin pentingnya mempersiapkan malam pertama dibanding pre wedding.

Sebab prakonsepsi, alias proses persiapan kehamilan sebelum pembuahan, lebih menentukan tumbuh kembang calon anak dibanding pre wedding. Persiapan pra konsepsi juga tak memerlukan dana sebanyak pre wedding.

“Saya sering kritik, jangan banyak pre-wedding lah, habis banyak. Coba kita menyiapkan prakonsepsi," tegas Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN, seperti dikutip Antaranews, pekan lalu. Kata dia, 90 hari sebelum menikah waktu krusial bagi calon pengantin segera ingin punya momongan.

Masa Krusial Tiga Bulan

Sebab, lanjut Hasto, perempuan hanya menghasilkan satu telur saja. Sedangkan sang suami perlu persiapan 73-75 hari produksi sperma. Kepada calon pengantin laki-laki agar sejak 75 hari sebelum menikah mengurangi rokok, berhenti mengonsumsi alkohol, dan tak berendam di air panas.

Bagi calon pengantin perempuan, saran Hasto, sebaiknya harus mencukup asupan vitamin dan meminum tablet tambah darah tiga bulan sebelum terjadi prakonsepsi. Sebab, pada usia kehamilan delapan pekan semua organ janin telah terbentuk.

Perkembangan janin di rahim cepat sekali. Proses organogenesis hamil delapan pekan, alias dua bulan, semua organ telah terbentuk. "Jadi hamil itu jangan main-main, maka berencana itu keren, harus merencanakan betul kehamilan," seru Hasto. Kehamilan harus direncanakan dan dievaluasi agar anak terlahir sehat.

Alasan lainnya, tak seperti di Jepang, pengguguran kandungan ketika terjadi kecacatan dalam kandungan merupakan pelanggaran. Karena itu, Hasto menyarankan pengantin baru benar-benar mempersiapkan diri tiga bulan sebelum pernikahan.

Waspadai Mual

Kalau kehamilan tak direncanakan, semisal pengantin baru mual karena dikira tak hamil, lalu minum obat pereda penyakit lambung seperti antasida. Jika terus menersu berpengaruh ke bibir janin, bayi nantinya bisa bibir sumbing. Begitu juga banyak ibu-ibu tak tahu hamil, minum tetracycline karena diare atau sakit infeksi di kulit.

Karena tidak tahun, akhirnya anak dikandungan cacat, giginya coklat dan mudah keropos. Begitu juga kekurangan vitamin B, D dan asam folat dapat menimbulkan bayi lahir cacat. Perempuan kekurangan darah juga berisiko melahirkan bayi cacat, alias NTDs. Karenanya, remaja perempuan minum tablet tambah darah menambah kadar hemoglobin. Cirinya di ukuran lingkar lengan mereka.

Saat pranikah, remaja putri wajib diukur lingar lengan, berat badan, asupan gizi dan sebagainya. Ini menjadi daftar isian wajib aplikasi elsimil di BKKBN. Bagi pengantin berusia di bawah 20 tahun, Hasto menyarankan menunda kehamilan dengan kondom atau pil katena diameter pinggu istrik kurang dari 10 senti, berisiko saat persalinan nantinya. "Maka, jangan hamil dan melahirkan terlalu muda umur belasan tahun, idealnya antara umur 20 - 35 tahun," pesan Hasto, Kepala BKKBN.

(*)

Bagikan