Thu. Dec 2nd, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

BPS Kepri Luncurkan Warung Gurindam, Akses Data Sekali Klik

2 min read

agus sudibyo, kepala bps kepri saat pengenalan perdana inovasi layanan data berbasis online, warung gurindam, selasa (5/10/2021) di ck hotel tanjungpinang. bps berikhtiar menyediakan data berkualitas sesuai kebutuhan pengguna/foto marwah/angkaberita.id

BPS Kepri Luncurkan Warung Gurindam, Akses Data Sekali Klik

angkaberita.id – Pandemi COVID-19 memaksa BPS Kepri berinovasi soal penyediaan akses data ke publik, terutama ke kalangan akademisi dan perguruan tinggi. Memanfaatkan inovasi teknologi informasi, mereka meluncurkan Warung Gurindam. Inovasi berbasis online itu memudahkan pengguna mengakses data BPS dalam sekali klik.

“Itu sesuai dengan visi kami, dan demi penyediaan data berkualitas,” ungkap Agus Sudibyo, Kepala BPS Kepri, saat membuka Workshop Jurnalis Internalisasi Indikator Strategis BPS sekaligus soft launching aplikasi Warung Gurindam, Selasa (5/10/2021), di CK Hotel Tanjungpinang. Dia menambahkan, tersedianya data berkualitas merupakan keniscayaan.

Inovasi Warung Gurindam, lanjut Agus, memudahkan publik mengakses data, terutama kalangan peneliti di perguruan tinggi. Selain UMRAH, di Kepri juga terdapat sejumlah perguruan tinggi lainnya, seperti UNIBA, Politeknik Batam dan sejumlah kampus lainnya. Warung Gurindam merupakan inovasi rintisan BPS Kepri, dan kabar terakhir diadopsi BPS Pusat dengan bentuk layanan "Pojok Indonesia".

Selain data jadi, juga tersedia data mentah setiap publikasi resmi BPS Kepri, termasuk metodologi pengolahan data tersaji. Sebagain besar data, merujuk UU Statistik, memang bagi kepentingan perencanaan pembangunan. Kabar baiknya, selain data makro juga tersedia data mikro, bersifat lebih sektoral.

Melengkapi layanan data, Warung Gurindam juga menyediakan layanan konsultasi statistik sesuai dengan kebutuhan pengguna (enduser). "Kami berusaha menyediakan data sesuai kebutuhan," jelas Agus dalam pidato pengantarnya. Terakhir, BPS Kepri melengkapi dengan layanan coaching, alias pelatihan pengelolaan dan pengolahan data bagi publik.

Publik dapat mengakses seluruh layanan itu setiap hari kerja, mulai pukul 08.30-15.30 Senin-Jumat, termasuk berkonsultasi secara online, dan melalui WA per 0877 2000 2100. Setelah pengenalan Warung Gurindam, dilanjutkan dengan workshop internalisasi indikator strategis BPS, terutama soal PDRB, Inflasi, Kemiskinan, Ketenagakerjaan dan sebagainya.

Mencuat dalam diskusi di acara itu, soal kehebohan pertumbuhan Kepri dari minus melesat menjadi positif 6,9 persen pada Triwulan II 2021. Purwo, sang pemateri dari BPS Kepri, mengungkapkan, BPS dalam analisis datanya menyajikan paparan data secara lengkap. Termasuk, dengan menyajikan, perbandingan data berdasarkan periode tahunan, bulanan, kuartal, dan seterusnya. Lonjakan itu, menurutnya, lantaran basis data pembandingnya pada posisi minus (low base effect).

Begitu juga soal kemiskinan, seperti dijelaskan narasumber BPS Kepri, bisa jadi persentase kemiskinan turun, meskipun secara kuantitas, jumlah penduduk miskin bertambah. Secara umum, tren kemiskinan di Kepri mendatar, terjadi fluktuasi setiap kuartal namun tidak terlalu melonjak tinggi, ataupun turun drastis.

(*)

Bagikan