Thu. Jul 29th, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Airlangga Turun Ke Batam: KEK Hang Nadim Dan KEK Nongsa, Siapa Cespleng?

2 min read

menko perekonomian sekaligus ketua dewan kawasan ftz batam bintan karimun, airlangga hartarto turun ke batam menyerahkan langsung dua dokumen peraturan pemerintah kawasan ekonomi khusus (kek) hang nadim dan nongsa, sabtu (12/6/2021)/foto via sindonews.com

Airlangga Turun Ke Batam: KEK Hang Nadim Dan KEK Nongsa, Siapa Cespleng?

angkaberita.id - Dengan proyeksi serapan pekerja sebanyak 25 ribu orang lebih, KEK Hang Nadim-Nongsa diharapkan segera 'memanaskan' perekonomian Batam. Apalagi pemerintah agaknya berharap Kepri, khususnya Batam, segera pulih perekonomian domestiknya. Siapa cespleng?

Selain menggeber vaksinasi, pusat juga mengoptimalkan dukungan investasinya. Terbaru, Presiden Jokowi melalui Menko Perekonomian menyerahkan dokumen payung hukum dua KEK Batam, yakni KEK Nongsa dan KEK Hang Nadim.

Presiden Jokowi, seperti dilansir Sindonews, telah menandatangani peraturan pemerintah keduanya pada 8 Juni pekan lalu. Yakni, PP No. 67 Tahun 2021 dan PP No. 68 Tahun 2021, masing-masing, tentang KEK Batam Aero Technic (BAT) dan KEK Nongsa Digital Park (NDP). Keduanya berlokasi di kawasan Bandara Hang Nadim dan Nongsa.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto sekaligus Ketua Dewan Kawasan Batam menyebut kedua KEK strategis demi mendukung pengembangan FTZ Batam Bintan Karimun, terutama memikat investasi dalam dan luar negeri.

Airlangga mengklaim, KEK BAT seluas 30 hektare, menargetkan investasi Rp 7,2 triliun dan penciptaan lapangan kerja 9.976 tenaga kerja. KEK BAT khusus kegiatan industri berbasis MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) pesawat.

Pengembangan bersifat Brown Field Project. Beda dengan KEK di luar FTZ Batam, bersifat Green Field Project. Brown karena sebelum menjadi KEK, telah dibangun berbagai fasilitas.

Seperti hangar perawatan, pengecatan, pembersihan, apron, taxiway, dan sebagainya tahap I dan II seluas 6 hektare. "Ke depan, setelah menjadi KEK akan dikembangkan beberapa hanggar maintenance baru, component shop, serta workshop untuk tools dan equipment," kata Airlangga, Sabtu (12/6/2021).

Dia berharap KEK BAT dapat menjadi etalase perekonomian di Tanah Air, dan menghadirkan investasi. Ujungnya, mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. “KEK BAT perlu segera memperluas pasar, tidak hanya untuk pasar maskapai Lion Group," pesan Airlangga.

KEK Nongsa Digital Park (NDP), kata Airlangga, seluas 166, 45 hektare, dengan target investasi Rp 16 triliun dan penciptaan pekerjaan sebanyak 16.500 pekerja. KEK menyasar kegiatan pariwisata dan berbasis IT digital. KEK Nongsa juga bersifat Brown Field Project. Sebab, telah dibangun fasilitas akomodasi dan atraksi pariwisata bertaraf internasional.

Seperti Turi Beach Resort, Nongsa Point Marina, Nongsa Terminal Bahari, Nongsa Village, dan Infinite Framerwork Studio. "Fasilitas KEK di sini kami sebut fasilitas FTZ Plus, karena tidak serta merta menghilangkan fasilitas FTZ-nya," tegas Airlangga.

Presiden Jokowi, dalam sejumlah kesempatan, meyakini ekonomi triwulan II 2021 di Tanah Air dapat bertumbuh 7 persen, asalkan pandemi COVID-19 terkendali. Turunnya pandemi, diyakni untuk sebagian, mendorong kepercayaan publik membelanjakan pendapatannya. Belanja publik dan belanja pemerintah menjadi andalan, selain investasi dan ekspor.

Hadir dalam penyerahan kedua PP, Menteri Perdagangan Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Walikota Batam ex officio Ketua BP Batam, Muhammad Rudi, dan jajaran lainnya, termasuk perwakilan LionAir, PT Batam Teknik, PT Taman Resor Internet (NDP), Kris Wiluan, dan sejumlah pelaku usaha di KEK NDP.

(*)

Bagikan