Sun. Jan 24th, 2021

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

COVID-19: Dinkes Kepri Susun Anggaran, Klinik-Rumah Sakit Ikut Vaksinasi Wajib Daftar P-Care BPJS Dahulu

2 min read
mohammad bisri, kepala dinkes kepri/foto zulfikar via hariankepri.com

COVID-19: Dinkes Kepri Susun Anggaran, Klinik-Rumah Sakit Ikut Vaksinasi Wajib Daftar P-Care BPJS Dahulu

angkaberita.id – Menkes Budi Gunadi Sadikin meminta klinik, rumah sakit dan Puskesmas terlibat vaksinasi COVID-19 pertengahan Januari pekan depan, segera mendaftar ke layanan P-Care BPJS Kesehatan. Tanpa itu, mereka tidak bisa melayani vaksinasi massal nantinya.

Selain itu, Menkes juga meminta Puskesmas tidak memiliki fasilitas pendingin vaksin (vaccines box) segera menghubungi Dinkes setempat, atau langsung ke Kemenkes RI. Jika tak mendapat respon, Menkes meminta mereka mengontak dirinya melaui media sosial.

“Kalau perlu kirim ke Twitter, Instagramnya saya atau Facebook saya, supaya kami bisa cepat menangani,” kata Menkes Budi, seperti dilansir detikcom, Rabu (6/1/2021). Menkes menegaskan, fasilitas kesehatan harus mendaftar ke P-Care BPJS Kesehatan. Jika belum terdaftar, mereka akan kesulitan memberikan layanan vaksinasi.

“Terutama untuk mencatat dan menangani kalau ada kejadian pasca imunisasi atau KIPI,” tegas Menkes. Pendaftaran itu, menurut Budi perlu segera dilakukan mengingat jumlah calon pasien vaksinasi sangat banyak.

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi berjanji melibatkan rumah sakit dan Puskesmas di Batam. Sedangkan Rustam, Kepala Dinkes Tanjungpinang menyatakan vaksinasi menggandeng 14 fasilitas kesehatan, termasuk KKP dan klinik TNI-Polri.

“Karena tahap pertama 1,6 juta tenaga kerja kesehatan (termasuk di Puskesmas), kami rencanakan selesai Januari-Februari,” jelas Budi. Sebelumnya Presiden Jokowi memastikan vaksinasi melibatkan Pemda, termasuk melalui Puskesmas dan kelurahan setempat.

Presiden juga menggratiskan vaksinasi dengan meminta setiap Pemda mengalokasikan anggaran vaksinasi dalam APBD 2021 mereka. Lalu berapa anggaran vaksinasi di Kepri? Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri tidak menjawab tegas. “Masih disusun. Kemarin baru masuk APBD (Kepri) sebagian,” kata Bisri, melalui pesan WA, Selasa (5/1/2021), tanpa merinci lebih lanjut. (*)

Bagikan