Sat. Jul 4th, 2020

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Musim COVID-19, Kenapa Olahragawan Kulit Hitam Memikat Penonton Televisi Amerika Serikat?

3 min read
setelah kesuksesa tayangan dokumenter ‘the last dance’ legenda basket nba michael jordan, kini publik amerika serikat menunggu tayangan serupa terutama figur petinju muhammad ali/foto via nbcnews.com

Musim COVID-19, Kenapa Olahragawan Kulit Hitam Memikat Penonton Televisi Amerika Serikat?

angkaberita.id– Berbagai cara ditempuh stasiun televisi demi menjaga audiensnya di tengah terpaan pandemi COVID-19. Di Amerika Serikat semisal, televisi saluran olahraga ESPN seiring tiadanya hajatan olahraga reguler, mereka menampilkan menu non olahraga dengan tema ikon olahraga.

Dua bulan terakhir, mereka menayangkan tayangan dokumenter tentang legenda NBA Michael Jordan berjudul “The Last Dance”. Tak disangka, tayangan itu meledak dan mendapatkan respon positif penonton di Amerika Serikat, bahkan di seluruh dunia.

penentangan ali terhadap perang vietnam membuat martin luther king, aktivisis hak sipil amerika serikat menggelorakan kampanye kesetaraan hak. di ujung, meskipun akhirnya dia meninggal di ujung peluru, presiden amerika serikat akhirnya mengesahkan perundangan kesamaaan hak sipil (civil liberty)/foto via chicagocrussader.com

Selama dua bulan terakhir, tayangan itu menjadi pembicaraan para penggila bola basket. Tayangan dokumenter sebanyak 10 seri itu, khusus di luar Amerika Serikat ditayangkan saluran televisi internet Netflix, selama lima pekan memanen banyak penonton.

Sebagai pengganti tayangan olahraga, dokumenter figur olahraga terkenal seperti menghidupkan kembali daya pikat tayangan dokumenter olahraga. Terbaru, seperti dilansir Statista mengutip hasil poling Morning Consult di Amerika Serikat, terdapat lima sosok olahragawan di sana paling ditunggu tayangan dokumenternya.

Paling tinggi, berdasarkan polling itu, ialah kisah tentang Muhammad Ali, legenda tinju kelas berat dunia. Classius Clay nama awal “Si Mulut Besar”, demikian sapaan akrab pers dunia kepada Ali, merupakan petinju legendaris sepanjang masa.

Gaya bertinju dan kehidupan di belakang ring tinjunya selalu menjadi buah bibir dunia, terutama penolakannya terhadap wajib militer saat Perang Vietnam meskipun berujung penjara. Pun, kedekatannya dengan aktivis Islam di sana seperti Malcom X. Ali merupakan mualaf.

Itu sejalan dengan temuan poling, kisah-kisah di balik kesuksesan olahragawan selalu memancing rasa penasaran. Pencapaiannya di arena, pahit getir perjalanannya menjadi sang legenda (cultural icon), dengan bumbu kontroversi di luar arena selalu menarik dan sayang dilewatkan.

Bahkan, kisahnya jauh lebih bikin penasaran dibanding profil pribadinya. Sebut saja OJ Simpson, legenda olahraga Football di Negeri Paman Sam. Kasus hukumnya, dengan dugaan membunuh mantan istri yang berkulit putih, sempat merajai tayangan jam utama (prime time) sejumlah stasiun televisi di Amerika Serikat saat itu.

Kemudian Tiger Woods dengan skandal perselingkuhannya. Tom Brady setelah menikahi model jelita Brazil keturunan Jerman, Giselle Buendchen. Belakangan rumah tangga mereka dikabarkan retak. Perenang Phelps dengan riwayat kesehatannya, dan struktur tubuhnya yang dinilai berbeda dengan perenang lainnya sehingga gaya berenangnya memikat kalangan ilmuwan meriset khusus soal ini.

pasangan atlet football atau rugby ala amerika serikat, tom brady dengan istrinya super model brazil, giselle buendchen/foto via standard.co.uk

Meskipun, berdasarkan polling, tidak ada namanya di 8 besar olahragawan paling ditunggu tayangan dokumenternya. Setelah Ali, menyusul Babe Ruth legenda bisbol (Baseball) yang terkenal dengan rekor Home Run-nya. Kemudian Kobe Bryant, legenda LA Lakers yang sempat bersinggungan dengan Jordan di awal karirnya.

Terakhir, Bryant meninggal dalam kecelakaan helikopter. Setelahnya ada Serena William, sekaligus menjadi satu-satunya olahragawati dalam daftar paling ditunggu itu. Serena dikenal sebagai satu-satunya petenis dengan paripurna pencapaiannya, dengan nama besar pernah dikalahkannya.

Dia tercatat telah mencicipi seluruh gelar empat grand slam bergengsi di tenis, yakni US Open, French Open, Wimbledon dan Australian Open. Keempatnya mewakili empat tantangan berbeda, yakni lapangan rumput, lapangan kereweng dan lapangan tanah liat.

Berdasarkan etnis, dalam daftar delapan besar itu, hanya Babe Ruth, Michaels Pelps dan Tom Brady berkulit putih. Selebihnya warga Amerika Afrika. Legenda basket paling banyak diburu tayangan dokumenternya. (*)

Bagikan