Thu. Apr 25th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Dapat Lampu Hijau, Antisipasi COVID-19 Tiga Daerah Di Kepri Liburkan Sekolah Per 17 Maret

2 min read

tiga daerah di kepri, yakni batam, bintan dan tanjungpinang meliburkan sekolah hingga dua pekan ke depan/foto ilustrasi via anteroaceh.com

Dapat Lampu Hijau, Antisipasi COVID-19 Tiga Daerah Di Kepri Liburkan Sekolah Per 17 Maret

angkaberita.id – Mengantisipasi penyebaran COVID-19, tiga daerah di Kepri memutuskan meliburkan sekolah. Keputusan hanya sehari setelah Presiden Jokowi memberikan lampu hijau kewenangan ke daerah membuat kebijakan pembatasan aktivitas publik seiring meningkatnya pandemi COVID-19 di tanah air.

“Setiap daerah bisa menentukan statusnya apakah siaga darurat atau tanggap darurat non-bencana alam,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, seperti dilansir mediaindonesia.com, Minggu (15/3/2020).

Mendikbud Nadiem Makarim sepenuhnya mendukung keputusan meliburkan sekolah di sejumlah daerah. Kemendikbud juga menyediakan layanan kegiatan belajar mengajar dalam jaringan alias online internal, selain juga melibatkan aplikasi milik start up pendidikan di tanah air, dengan dukungan sepenuhnya Microsoft dan Google.

Di Batam, Pemko meliburkan sekolah selama dua pekan mulai besok, Selasa (17/3/2020). Di Bintan, seperti Batam, meliburkan sekolah hingga 30 Maret. Pemko Tanjungpinang, kecuali jenjang SMA, seluruh sekolah mulai PAUD hingga SMP diliburkan hingga 24 Maret 2020. Selain itu, kegiatan belajar mengajar informal di luar sekolah juga diliburkan.

Namun, selama peliburan peserta didik tetap mengikuti pembelajar dari rumah secara online melalui layanan portal rumah belajar. Peliburan sejalan dengan arahan Presiden Jokowi soal pentingnya pembatasan jarak selama aktivitas sosial (social distancing).

Berkaca dari Italia, selain karantina kota di sana malah social distancing dilakukan secara harafiah berupa aturan tiga kaki alias satu meter, termasuk saat interaksi jual beli sembako lantaran hanya toko sembako diizinkan tetap buka.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan pemerintahan Indonesia mengadopsi strategi pembendungan selama perang melawan COVID-19. Data terbaru, per 15 Maret 2020, terdapat 21 kasus baru, 19 di antaranya di Jakarta dan 2 lainnya di Jawa Tengah.

Sehingga total terdapat 117 kasus di tanah air. Jakarta, terutama Jakarta Selatan masih menjadi episentrum COVID-19. Selain Jakarta, pandemi COVID-19 juga dilaporkan positif di Pontianak, Manado, Bandung, Bali.

Kepri, khususnya Tanjungpinang hingga 15 Maret kemarin, berdasar update Kepala Dinkes Tanjungpinang, COVID-19 masih nihil. Namun, empat orang masih dalam radar Dinkes, tiga berstatus ODP, seorang PDP. Terakhir, juga masuk ke RS Ahmad Thabib, dua pasien suspect COVID-19 dari Anambas.

(*)

UPDATE: Terjadi Kurang Penulisan Judul, “Dapat Lampu Hijau, Tiga Daerah…” Seharusnya “Dapat Lampu Hijau, Antisipasi COVID-19 Tiga Daerah…” Dengan Demikian Kekurangan Telah Diperbaiki

Bagikan