Tue. Apr 23rd, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Kecuali Banyak Duit, Jangan Pernah Melahirkan Di Negeri Paman Sam

2 min read

dibanding negara maju lainnya, ternyata biaya persalinan di amerika serikta paling mahal. anehnya justru banyak orang kaya luar amerika serikat ingin melahirkan di sana/foto via hellosehat.com

Kecuali Banyak Duit, Jangan Pernah Melahirkan Di Negeri Paman Sam

angkaberita.id– Kebiasaan dokter menyarankan bedah caesar pada persalinan diyakini berandil terhadap membengkaknya defisit BPJS Kesehatan. Praktik itu, menurut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membebani anggaran. Karena bedah caesar memang ditanggung BPJS Kesehatan.

Kebiasaan itu agaknya juga jamak terjadi di negara maju. Bahkan, di sejumlah negara itu bikin warganya kelabakan melunasi biaya. Amerika Serikat menjadi negara paling mahal biaya persalinan ibu melahirkan, baik secara normal maupun bedah caesar.

Dengarkan cerita Stella Osae-Twum kepada The Guardian seperti dikutip Statista berikut ini. Baginya melahirkan di Amerika Serikat, meski ditanggung layanan asuransi negara (healthcare system), tetap menjadi horor sendiri.

Pemicunya saat persalinan bayi prematurnya, pihak rumah sakit mengenakan biaya 877.000 dolar Amerika. Meskipun sebagian besar biaya ditanggung asuransi, namun dia dan suaminya masih harus menanggung kekurangan biaya sebesar 51.000 dolar Amerika.

Biaya melahirkan di Amerika Serikat, menurut estimasi LSM Childbirth Connection, rerata diperkirakan di kisaran 32.000 dolar persalinan biasa, dan 51.000 dolar kalau bedah caesar. Sistem Jaminan Kesehatan biasanya menanggung sebagian besar biaya itu, namun kejadian yang dialami keluarga Osae selalu berulang.

The International Federation of Health Plans (IFHP) akhirnya menginvestgasi klaim LSM itu, hasilnya secara umum sebenarnya biaya persalinan di Negeri Paman Sam tak setinggi itu. Namun demikian, angka temuan tetap menempatkan biaya persalinan di Amerika Serikat paling mahal dibanding negara maju lainnya.

Persalinan normal berdasarkan temuan investigasi IFHP rerata 11.200 dolar pada tahun 2017, sedangan persalinan bedah caesar 15.000 dolar. Bandingkan dengan Belanda, persalinan normal hanya 3.600 dolar saja, kalau bedah caesar baru 5.000 dolar dan biasanya jaminan sosial yang menanggungnya.

Tak heran, dengan kondisi seperti itu, sistem jaminan kesehatan di Negeri Paman Sam ternyata tak seindah kenyataannya jika dibandingkan dengan negara maju lainnya. Bahkan, di antara negara maju lainnya, persalinan di Amerika Serikat menyisakan persoalan lantaran ada 700 di antara keseluruhan ibu melahirkan meninggal setiap tahunnya. Pun, dengan kasus angka kematian bayi di sana juga terbilang tinggi.

Kalaupun kondisinya sesuai dengan rencana, semisal persalinan normal dan tidak ada masalah medis lanjutan, orangtua bayi baru lahir di sana tetap harus menanggung beban, yakni mereka harus berurusan dengan tempat kerjanya, karena kedua orangtuanya tak dijamin kebijakan cuti melahirkan.

Sehingga tak aneh di Negeri Paman Sam, banyak perempuan bekerja begitu habis melahirkan dua minggu setelahnya sudah kembali masuk kerja. Meskipun belakangan sejumlah negara bagian mengubah kebijakan itu. Ironisnya, kendati dikenal mahal ternyata tak sedikit orang ingin melahirkan di Amerika Serikat, terutama orang dari luar Amerika Serikat.

Harian Washington Post dengan detail mengungkap alasannya. Disebut-sebut status bayi sebagai pemegang paspor Amerika lantaran kelahiran menjadi alasan di baliknya. Belakangan, pemerintahan Donald Trump berusaha membatasinya dengan berbagai dalih. (*)

Bagikan