Tue. Apr 23rd, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Mobil di Dunia: Toyota Kuasai Tanah Air, Volkswagen Rajai Dunia

2 min read

pabrikan mobil asli jerman volkswagen menjadi produsen mobil dengan penjualan terbanyak di dunia sepanjang 2018, toyota mengekor di urutan kedua/foto via autoblog.com

Mobil di Dunia: Toyota Kuasai Tanah Air, Volkswagen Rajai Dunia

angkaberita.id – Toyota berdasarkan data Gaikindo selalu menjadi mobil paling diburu konsumen di tanah air. Namun tahukah Anda siapakah perusahaan mobil terbesar di dunia?

Jawabnya Volkswagen Group asal Jerman. Toyota menempel ketat di posisi kedua. Volkswagen atau mobil rakyat dalam bahasa Jerman dulu di tanah air sangat dikenal dengan produk mobil VW Kodok. Volkswagen awalnya didesain seperti kisah mobil nasional Timor di tanah air.

Kenapa Volkswagen produsen terbesar di dunia? Statista menulis, berkat jumlah terjual sepanjang tahun 2018. Total Volkswagen menjual sebanyak 10,90 juta unit mobil. Toyota menjual sebanyak 10,60 juta.

Di urutan tiga hingga lima besar dunia ialah General Motors di Amerika Serikat, Hyundai Motor Group di Korea Selatan dan Ford di Negeri Paman Sam. Masing-masing membukukan penjualan sebanyak 8,38 juta unit, 7,39 juta unit dan 6 juta unit.

Namun posisi itu segera berubah jika rencana Fiat Chrysler Automobiles (FCA) merger dengan Peugeot SA berjalan mulus. Merger keduanya bakal menggeser General Motors sebagai produsen mobil ketiga terbesr di dunia.

Fiat Chrysler menggandeng produsen lain menjadi satu entitas bukan sekali saja. Sebelum dengan Peugeot SA, bulan Mei silam perusahaan dengan mobil merek seperti Jeep, Dodge, Ram dan Alfa Romeo, ini juga mengajak Renault merger.

Namun belakangan rencana itu gagal. Dengan penjualan sepanjang tahun 2018 sebanyak 4,8 juta, Fiat Chrysler merupakan tujuh besar produsen terbesar mobil di dunia.

Nah, jika merger dengan Peugeot mulus, gabungan penjualan keduanya langsung melesat menjadi 8,68 juta unit. Tahun 2018, Peugeot membukukan penjualan tahunan sebanyak 3.88 juta unit.

Ditengarai intervensi pemerintah Prancis menjadi biang di balik batal mergernya Fiat dengan Renault. Sejatinya, seperti Renault, Peugeot juga sebagian dimiliki pemerintah Prancis.

Analis meyakini, niat Fiat menggandeng Peugeot merger sejatinya mencari mita yang membantu menjawab tantangan industri automotif masa depan, yakni mobil listrik dan bagi produsen mobil artinya itu investasi yang tidak kecil. (*)

Bagikan