Sat. Apr 13th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Seleksi Pimpinan KPK 2019-2023, Laode Tersingkir Dan Kejutan Dari Sumatera Selatan

2 min read

pansel calon pimpinan kpk 2019-2023 mengumumkan 20 nama lolos seleksi profile assesment. laode syarif, komisioner 2014-2019 kandas melaju ke tes kesehatan dan wawancara serta uji publik/foto CNN Indonesia/Andry Novelino via cnnindonesia.com

Seleksi Pimpinan KPK 2019-2023, Laode Tersingkir Dan Kejutan Dari Sumatera Selatan

angkaberita.id – Seleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023 tahap profile assesment telah usai. Pansel telah mengumumkan 20 nama lolos dan lanjut tes kesehatan serta wawancara dan uji publik pekan depan.

Dari 20 nama itu, terdapat nama Alexander Marwata Komisioner KPK sekarang. Dia sekaligus menjadi satu-satunya pimpinan lembaga anti rasuah pendaftar seleksi kali ini yang masih bertahan.

Dua lainnya, yakni Laode Muhammad Syarif dan Basaria Panjaitan kandas. Laode gagal di tahap profile assesment, sedangkan Basaria tak lolos di tahap tes psikologi.

“Lulus profile assesment sebanyak 20 orang,” kata Yenti Garnasih, Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK, di Jakarta, Jumat (23/8/2019) dilansir dari Katadata, kemarin.

Selain kandasnya Laode, hasil itu juga mengungkapkan kejutan dari Sumsel. Yakni lolosnya dua pentolan penegak hukum di provinsi ini ke tahapan seleksi selanjutnya.

Keduanya ialah Kapolda Sumsel, Irjen Firli Bahuri dan Kajati Sumsel Sugeng Purnomo. Firli sebelum menjabat Kapolda Sumsel merupakan Direktur Penindakan KPK.

Dengan telah diumumkan 20 nama lolos tahap selanjutnya, persaingan menguat antara kontestan dari kejaksaan dengan kepolisian. Peserta dengan latar belakang di luar aparat penegak hukum bakal menjadi kuda hitamnya.

Dari kepolisian, selain Kapolda Sumsel, juga terdapat tiga nama lainnya, yakni Wakil Kabareskrim, dosen Sespim Lemdiklat Polri dan Wakapolda Kalbar.

Kejaksaan, selain Kajati Sumsel juga terdapat nama Koordinator JAM Bidang Pidana Khusus dana Direktur TUN pada JAM Perdata dan Tata Usaha Negara.

Wakil KPK tersisa, selain komisioner Alexander Marwata, ialah Direktur Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK. Selebihnya, tersebar merata seperti dosen, swasta, karyawan BUMN, auditor BPK, staf ahli menteri dan sebagainya.

Delapan lembaga dilibatkan dalam penelusuran data dan profil kandidat. Selain KPK, pansel melibatkan Kejagung, Polri, BIN, BNPT, BNN, PPATK dan Ditjen Pajak.

Peserta seleksi selanjutnya mengikuti tahapan tes kesehatan Senin (26/8/2019 di RSPAD Gatot Subroto, pekan depan, dan lanjut dengan tahapan wawancara dan uji publik dari Selasa-Kamis (27-29/8/2019) di Kementerian Sekretariat Negara.

Pansel mengharapkan partisipasi publik dalam menyaring calon pimpinan KPK periode empat tahun mendatang. Caranya secara tertulis dan disampaikan langsung selambat-lambatnya Senin (26/8/2019) pekan depan, pukul 16.00 WIB ke Lantai 2 Gedung 1 Kemensetneg, Jalan Veteran No. 18 Jakarta 10110. Cara lain melalui email dengan alamat: panselkpk2019@setneg.go.id. (*)

Bagikan