Sun. Jul 21st, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Membidik China, Soal WTO Kenapa Presiden Trump Sindir Singapura?

2 min read

presiden amerika serikat donald trump menyindir singapura tak seharusnya diperlakukan sebagai negara berkembang dalam urusan dagang di organisasi dagang dunia (wto) karena itu akan mengganggu negara maju anggota wto/foto Getty Images/Saul Loeb via qz.com

Membidik China, Soal WTO Kenapa Presiden Trump Sindir Singapura?

angkaberita.id – Tak hanya China dan Jerman, Donald Trump Presiden Amerika juga menyindir Singapura soal rezim perdagangan dunia. Trump menilai tak selayaknya Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) melabeli Singapura dan sejumlah negara maju lainnya sebagai negara berkembang.

Menurutnya, pelabelan itu membuat negara seperti Singapura, sejatinya negara kaya dan maju, mendapatkan keuntungan dalam urusan perdagangan di bawah aturan WTO.

Itu, menurut Trump, tidak adil bagi negara maju seperti Amerika Serikat, dan terutama negara berkembang lainnya. Terutama soal perlakuan WTO kepada negara dimaksud, seperti soal tarif perdagangan dan sebagainya.

Untuk itu, Trump memerintahkan Robert Lighthizer, Wakil Amerika Serikat di WTO menghentikan perlakuan itu ke negara-negara seperti Singapura dan sebagainya, dalam waktu 90 hari ke depan.

Sejatinya memo khusus itu menyasar China, yang ditudingnya mendapatkan keuntungan dengan status itu di WTO dalam perdagangan internasional.

Trump menyebut, sejumlah negara seperti Singapura tak selayaknya mendapatkan perlakuan sebagai negara berkembang berdasar PDB mereka.

Selain Singapura, kritikan soal perlakuan juga ditujukan Trump ke negara kaya lainnya seperti Brunei, Hongkong, Makau, Qatar, Korea Selatan dan Uni Arab Emirat, Turki, Kuwait dan Meksiko.

“Jika (negara) kaya mengklaim status negara berkembang, itu tak hanya mengganggu (negara) maju, tapi juga seharusnya kondisi itu memerlukan perlakukan khusus dan berbeda,” kata Trump dalam memonya ke WTO.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura membantah tudingan Trump. Menurutnya, mereka tak pernah mendapatkan keuntungan dari perlakuan WTO itu, terutama soal fleksibelitas dalam persetejuan negosiasi dagang dengan status negara berkembang. Kenapa Trump menyindir Singapura? (*)

Baca Selengkapnya di Straits Times Online Dengan Judul: Trump lashes out at rich economies’ ‘unfair’ WTO advantage

Bagikan