Fri. Jul 19th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Dekat Presiden, Tangan Kanselir Jerman Angela Merkel Bergetar. Ada Apa?

3 min read

kanselir jerman angela merkel dalam suatu acara kenegaraan. belum lama ini merkel menghebohkan publik jerman lantar terlihat tangannya bergetar dalam dua kesempatan acara kenegaraan/foto afp via bbc.com

Dekat Presiden, Tangan Kanselir Jerman Angela Merkel Bergetar. Ada Apa?

angkaberita.id – Kalau Singapura sepekan terakhir dihebohkan penampakkan drone di Bandara Changi, publik Jerman belakangan juga dikejutkan dengan penampakkan tak biasa Kanselir Angela Merkel.

Dua kali, dalam dua kesempatan terpisah, pemimpin Jerman itu terlihat bergetar tangannya. Terbaru, saat mendampingi Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sebelum bertolak ke Jepang menghadiri KTT G-20.

“Semua berjalan seperti rencana,” kilah Steffen Seibert, Jubir Kanselir mengecilkan kejadian itu. “Kanselir bauk-baik saja,” katanya kepada pers Jerman seperti dilansir theguardian, Kamis (27/6/2019).

Bertempat di Istana Bellevue di Berlin, terlihat Merkel disodori segelar air putih, namun dia menggelengkan kepala setelah kepergok tangannya bergetar. Kesaksian fotografer kantor berita Jerman, dpa mengonfirmasi kejadian itu.

Merkel terlihat baik-baik saja usai kejadian itu. Kehadiran Merkel di Istana Presiden Jerman sekaligus menyaksikan pelantikkan Christine Lambrecht menjadi Menteri Kehakiman setelah Katarina Barley mengundurkan diri.

Seperti diketahui, Barley merupakan calon utama SPD saat pemilu Eropa kemarin. Hasilnya memang mengejutkan, tak hanya kalah SPD yang berstatus mitra koalisis Angela Merkel di parlemen Jerman, juga takluk di tangan Partai Hijau.

Berdasarkan perhitungan hasil pemilu Eropa di Jerman, partai Merkel, CDU hanya unggul tipis dari Partai Hijau. Sedangkan SPD merosot di peringkat ketiga secara nasional.

Christine sendiri berasal dari SPD. Koalisi pemerintahan CDU-SPD di Jerman memang tengah dalam sorotan menyusul hasil buruk SPD. Puncaknya saat Andrea Nahles mengundurkan diri dari ketua SPD sekaligus kursi parlemen Jerman.

Posisi Jerman di KTT G-20 krusial di tengah isu perang dagang dan perubahan iklim dunia serta pengaturan kecerdasan artifisial (baca: berkuasanya konglomerat teknologi Amerika Serikat).

Dua isu yang disebut bakal menjadi perdebatan panas di KTT 20 negara maju di Osaka, Jepang ini. Seperti diketahui, Amerika Serikat tak hanya menyerang China soal perang dagang, namun juga mengkritik Jerman akibat defisit perdagangannya.

Pertemuan Merkel dan Trump, Presiden Amerika Serikat di forum itu, diyakini bakal menjadi perhatian dunia, selain Trump dengan Presiden China, Xi Jinping. Selain itu, Merkel dijadwalkan bertemu secara bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Hubungan keduanya sehabis pemilu Eropa juga naik turun lantaran perbedaan dukungan calon presiden komisi Eropa selepas hasil pemilu. Berdasar hasil pemilu, Manfred Weber calon dukungan kubu partai Merkel di parlemen Eropa harus berkoalisi dengan pihak lain demi melancarkan pencalonan, setelah 40 tahun terakhir sukses mendudukkan orangnya.

Pada saat sama, Prancis memiliki calon sendiri. Diperkirakan soal ini bakal menjadi agenda pembahasan keduanya. Kondisi itu bakal menjadi pekerjaan rumahnya sebelum resmi meninggalkan gelanggang politik Jerman pada 2021, apapun hasilnya.

Soal tangan Merkel bergetar, kejadian pertama pada 18 Juni 2019 saat Merkel menjadi tuan rumah kunjungan Presiden Ukrainia, Volodymyr Zelenskiy. Tangannya terlihat bergetar saat mendampingi tamunya menginspeksi gelar pasukan.

Merkel saat itu berkelit dirinya tengah dehidrasi, dia mengaku baikan setelah menenggak segelar air. Dua tahun lalu, 2017 persisnya saat berkunjung ke Meksiko. Merkel juga diketahui mengalami kejadian serupa. Saat penghormatan militer tangannya bergetar.

Kondisi saat itu memang terik. Cuaca di Jerman belakangan memang tengah tak menentu. Gelombang panas dikabarkan menerjang negeri pengekspor mobil terbanyak di dunia ini. Tercatat suhu rata-rata siang hari menembus angka 38,6 derajat celcius. Sedikit sejuk saat kejadian Merkel bergetar tangannya di kantor presiden.

Kendati kejadian tangan bergetarnya Merkel menjadi perhatian media, namun media tak ingin menelusuri lebih lanjut kejadian itu, termasuk spekulasi di baliknya.

Der Bild semisal, koran bertiras terbesar di Jerman, hanya menulis berita utamnya kejadian mengejutkan di Istana Bellevue. Begitu juga Der Spiegel, Süddeutsche Zeitung dan Die Welt hanya melaporkan kejadian itu secara sepintas, tak menjadikan jualan utama di versi onlinenya.

Bahkan, media sekelas lainnya, seperti TAZ, Frankfurter Allgemeine Zeitung atau Die Zeit malah tak memberitakan sama sekali kejadian itu. Media Jerman memang sejak lama memisahkan urusan publik dan pribadi dalam pemberitaan mereka, termasuk menyangkut pejabat publiknya.

“Mereka yang mencoba menafsir politis kejadian itu (Merkel bergetar) hanya akan mengaburkan perhatian publik terhadap sikap politiknya, menerkan kejadian itu sama sulitnya mengetahui sikap politiknya,” tulis Die Welt, pekan lalu. (*)

Bagikan