Thu. Apr 25th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Jangan Panik! Balita Anda Berbicara Sendiri, Itu Tanda Anak Cerdas. Ini Penjelasan Ilmiahnya

3 min read

anak yang suka bicara sendiri atau ngobrol dengan bonek merupakan penanda tumbung kembang kecerdasannya/foto duke via intisari.grid.id

angkaberita.id – Sejak balita, Anak-anak telah belajar retorika. Stimulus orangtualah yang akan mempercepatnya. Nah, Anda sering memperhatikan ketika anak-anak bermain, apakah mereka berbicara sendiri?

Berbicara sendiri pada anak-anak sering menjadi perhatian beberapa orangtua, dan ini kadang membuat mereka khawatir. Tetapi apakah ini benar-benar mengkhawatirkan?

Berbicara sendiri adalah tampilan dari dunia imajiner anak-anak yang sedang tumbuh dan cara mereka menghubungkan benda-benda kehidupan nyata dengan dunia itu.

Ini adalah fase yang sama pentingnya bagi mereka dan menarik. Sebagian besar anak-anak, terutama balita, terlibat dalam self-talk (berbicara sendiri), baik dengan diri mereka sendiri atau dengan mainan mereka.

Meskipun berbicara sendiri terjadi pada orang dewasa dan juga anak-anak, namun yang lebih diamati adalah pada anak-anak. Dilansir dari worldofmoms, mari kita cari tahu apa artinya dan apakah Anda perlu khawatir atau tidak.

Percakapan dengan obyek mati: mengapa?

Bicara sendiri pada anak-anak terkait dengan perkembangan kognitif mereka. Penelitian menunjukkan bahwa ini adalah bentuk komunikasi yang diikuti anak-anak di dunia imajiner mereka.

Karakter-karakter yang mereka ajak bicara di jagat raya yang ajaib ini mungkin sama dengan kehidupan nyata,

tetapi seorang anak kecil yang berbicara dengan dirinya sendiri sebenarnya merasakan dirinya memainkan peran yang berbeda selain dirinya sendiri.

Dalam peran ini, ia bisa meniru apa yang dilihatnya yang dilakukan oleh orang lain. Mainan juga dapat memainkan karakter penting di dunia ini, itulah sebabnya balita kita sering berbicara pada mereka.

Aspek perkembangan yang terkait dengan balita bicara sendiri

Jika Anda adalah orangtua dari anak berusia antara 3 dan 5 tahun, Anda mungkin bertanya apakah normal bagi balita berbicara sendiri.

Menurut psikolog anak, ini adalah cara anak-anak untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran terdalam mereka.

Selain itu, sifat ini juga membantu mereka membiasakan diri dengan lingkungan mereka, yang mengarah kepada bahasa yang lebih baik.

Jika lain kali Anda melihat anak Anda berbicara dengan mainannya, yakinlah bahwa ia hanya akan melalui fase itu dan akan berhenti pada waktunya.

Balita yang berbicara sendiri berbeda dengan orang dewasa

Tidak seperti orang dewasa, bicara sendri pada balita lebih jelas dan bahkan keras.

Mereka melupakan lingkungan tempat mereka berada dan diangkat ke dunia imajiner mereka.

Mereka mungkin bertanya pada diri mereka sendiri dan mainan mereka dengan keras dan menggunakan gerakan juga.

Berbicara sendiri ini menunjukkan contoh-contoh bicara pribadi pada anak-anak dan sepenuhnya sepihak.

Mereka dapat disebut sebagai bicara egosentris. Bicara sendiri pada anak-anak juga mencakup tindakan tiga tahapan,

yaitu bicara sendiri tentang tindakan atau rencana yang sudah selesai, tindakan yang sedang berlangsung, dan akhirnya kesimpulannya.

Proses ini dapat diulang berkali-kali hingga membentuk sebuah cerita.

Bagaimana bicara sendiri bermanfaat bagi anak Anda

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa berbicara sendiri bermanfaat bagi anak-anak. Berikut ini beberapa keuntungan penting yang harus Anda perhatikan:

  • Kecerdasan adalah faktor paling penting dari bicara sendiri dalam perkembangan anak.
  • Anak-anak dengan frekuensi berbicara sendiri yang lebih tinggi dipandang lebih pintar daripada mereka yang tidak terlibat di dalamnya.
  • Ketika balita berbicara sendiri, dia menunjukkan kepada kenalan dan keluarganya tentang konsep yang telah dia pelajari di dunia nyata. Ini harus meyakinkan Anda bahwa anak Anda sedang berkembang.
  • Apakah
  • Anda sering melihat balita Anda berbicara dengan mainan dan dirinya sendiri? Ini menunjukkan bahwa dia kurang berubah-ubah dan kontrol dirinya meningkat.
  • Anak-anak impulsif, di sisi lain, mungkin diminta untuk menggunakan perintah verbal dan mungkin perlu bimbingan untuk berbicara kepada diri mereka sendiri.

Jadi, jangan khawatir lagi kalau melihat balita Anda sedang berbicara sendiri. (Intisari.grid.id)

Bagikan