Wed. May 29th, 2024

angkaberita.id

Situs Berita Generasi Bahagia

Anda Masuk Usia 40-an? Inilah Makanan Harus Anda Hindari Demi Kesehatan

2 min read

perempuan berusia 40-an dan 50-an tahun potensi terkena penyakit akibat asupan tidak seimbang terbilang cukup tinggi/foto women’s health.gov via Intisari.grid.id

angkaberita.id – Usia diyakini berbanding lurus dengan kondisi kesehatan. Karenanya, soal asupan makanan harus mulai diperhatikan demi kesehatan tubuh. Termasuk Anda, perempuan yang telah berusia 40-an atau 50-an tahun.

Pada usia itu, anda memiliki potensi risiko kesehatan tidak rendah. Bagi kebanyakan wanita, usia ini adalah waktu di mana mereka menghadapi banyak tantangan kesehatan.

Termasuk kenaikan berat badan, perubahan hormon dari pra-menopause ke menopause, dan metabolisme tubuh yang melambat. Peningkatan berat badan tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Selain itu, wanita juga rentan terhadap penyakit kronis atau masalah mobilitas seperti radang sendi, yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Pada usia lima puluhan, masalah seperti sembelit, perut kembung, mulas, dan penyakit divertikular yang mengganggu pencernaan juga menjadi tantangan tersendiri.

Kebutuhan kalsium, magnesium, dan zat gizi mikro lainnya yang memadai sangatlah dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tulang.

Berikut adalah daftar makanan yang harus Anda makan dan yang harus dihindari saat saat usia Anda menginjak 40-an hingga 50-an:

1. Perbanyak makan sayuran berwarna dan hindari kentang Sayuran berwarna mengandung antioksidan tanaman yang dapat membantu memerangi stres oksidatif.

Stres oksidatif sendiri adalah keadaan yang dapat merusak sel dan berkontribusi terhadap berbagai penyakit lainnya.

2. Perbanyak memakai minyak zaitun extra virgin dan hindari minyak nabati Menurut penelitian, minyak zaitun extra virgin dapat melindungi Anda dari penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.

Sementara minyak lain seperti minyak sayur atau nabati memiliki efek sebaliknya.

3. Perbanyak makan biji-bijian dan hindari roti putih Setelah usia 50, risiko mengembangkan diabetes tipe 2 berkembang sangat.

Mengkonsumsi biji-bijian utuh dapat membantu untuk mengatasinya dan juga mendukung manajemen berat badan. Tak hanya itu, bahkan makan biji-bijian juga dapat mengurangi gula darah dan lonjakan insulin.

4. Perbanyak makan ikan dan hindari daging merah Perlu diketahui bahwa otot Anda akan menurun kekuatannya seiring bertambahnya usia.

Itu akan menghambat fungsi metabolisme dan dapat sebabkan penambahan berat badan. Mengkonsumsi ikan berminyak yang kaya akan omega-3 seperti salmon dan sarden dapat membantu mengatasi hal ini.

5. Perbanyak makan buah utuh dan hindari jus buah Karena fluktuasi hormon dan gaya hidup, saluran pencernaan Anda melambat seiring pertambahan usia.

Hal itu dapat menyebabkan sembelit. Sepotong buah seperti apel lengkap dengan kulitnya dapat menyehatkan usus Anda. Berbeda dengan jus buah yang masih mengandung tambahan gula atau air. (Intisari.grid.id)

Bagikan